CAPAIAN PEMBELAJARAN

Saat ini, berlaku 2 kurikulum di prodi psikologi, yakni kurikulum 2009 dan kurikulum 2014. Kurikulum 2009 berlaku untuk mahasiswa angkatan 2012 ke atas. Sementara itu, kurikulum 2014 adalah hasil redesain kurikulum 2009 yang mulai berlaku pada angkatan 2013 dan seterusnya.

Capaian Pembelajaran Kurikulum 2009

Area Kompetensi Capaian Pembelajaran
Personal: Kompetensi yang terkait dengan pengembangan kesadaran diri dan pembentukan karakter pada mahasiswa. 1. Mampu menerapkan konsep dan keterampilan dalam ilmu psikologi, refleksi diri yang efektif, keterampilan manajemen proyek, keterampilan bekerja dalam kelompok, keterampilan komunikasi, dan persiapan karir sejalan dengan konteks nilai dan standar profesional.
Konseptual: Kompetensi yang terkait dengan penguasaan konsep dan teori psikologi secara mendalam. 2. Mampu mendemonstrasikan pengetahuan dasar dan pemahaman terhadap konsep-konsep besar, perspektif teoretis, perkembangan zaman, dan temuan-temuan empiris untuk menjelaskan prinsip-prinsip psikologis yang berlaku pada permasalahan perilaku.
Riset dan Asesmen: kemampuan dan keterampilan untuk melakukan penelitian dan asesmen terkait isu psikologis baik individu maupun masyarakat. 3. Mampu mendemonstrasikan kompetensi dalam penggunaan teori serta mendesain dan melaksanakan rencana penelitian dan asesmen
Kreasi dan Intervensi: kemampuan untuk menciptakan “karya nyata” untuk mengembangkan kesejateraan psikologis (well-being) individu dan masyarakat. 4. Mampu mendesain program atau produk inovatif untuk mengoptimalkan kontribusi kepada kesejahteraan masyarakat.

 

Capaian Pembelajaran Kurikulum 2014

KOMPETENSI UTAMA

No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
1 Menunjukkan perilaku yang didasari nilai moral luhur, menghargai perbedaan dan bersikap empatik.
  • Agama I
  • PPKN
2 Menguasai konsep teoretis utama (major concepts) tentang proses dan fungsi mental manusia (seperti memori, emosi, dan motivasi), serta sejarah dan aliran-aliran dalam psikologi.
  • Sejarah dan Aliran Psikologi
  • Perilaku Individu dan Proses Mental
3 Menguasai konsep teoritis tentang pengaruh otak dan sistem syaraf terhadap perilaku.
  • Biopsikologi Perilaku
4 Menguasai konsep teoritis tentang proses belajar.
  • Psikologi Belajar
  • Psikologi Pendidikan
5 Menguasai teori-teori kepribadian.
  • Psikologi Kepribadian
6 Menguasai konsep teoritis tentang perkembangan manusia dari konsepsi sampai usia lanjut.
  • Teori-teori Psikologi Perkembangan
7 Menguasai konsep teoritis tentang kesehatan mental dan psikopatologi.
  • Psikopatologi
  • Kesehatan Mental
Menguasai prinsip-prinsip pendekatan komunitas dalam mengupayakan peningkatan kesehatan mental.
8 Menguasai konsep teoritis hubungan manusia dengan lingkungan sosialnya.
  • Kognisi Sosial
  • Interaksi Sosial
  • Pengaruh Sosial dan Dinamika Kelompok
9 Menguasai konsep dan teori-teori dasar dalam Psikologi Industri dan Organisasi.
  • Psikologi Industri & Organisasi
10 Menguasai teknik-teknik statistika dasar dan metodologi penelitian dasar.
  • Dasar-dasar Metode Penelitian
11 Menguasai tahapan penyusunan skala psikologi, konsep-konsep dalam pengukuran psikologis (validitas, reliabilitas, norma), teori tes klasik, dan konsep dasar dalam psikometri.
  • Pengukuran Psikologi
12 Mampu mengembangkan instrumen pengukuran psikologi berlandaskan pada kaidah-kaidah teori tes klasik.
13 Menguasai konsep dasar dan prinsip-prinsip psikodiagnostik, dan teknik interview, teknik observasi, serta konsep teoritis yang mendasari tes psikologi.
  • Dasar-dasar Asesmen Psikologis
14 Menguasai dasar-dasar konseling, psikoedukasi, pelatihan, dan psikoterapi.
  • Dasar-dasar Intervensi Psikologis
15 Menguasai konsep teoritik komunikasi antar pribadi dan komunikasi massa.
  • Keterampilan Komunikasi
16 Mampu menyampaikan gagasan secara tertulis, menampilkan presentasi secara efektif, dan menggunakan teknologi informasi secara bertanggungjawab.
17 Menguasai tata cara penulisan ilmiah dengan standar American Psychological Association (APA).
18 Menguasai Prinsip Etika Profesi dan Kode Etik Psikologi Indonesia.
  • Agama II (Kode Etik Psikologi)
19 Mampu mempertanggung-jawabkan hasil kerja berdasarkan Kode Etik Psikologi Indonesia.
20 Menguasai konsep teoritik tentang pengembangan diri dan karir.
  • Pengembangan Diri
21 Mampu melakukan rapport dan membangun hubungan  profesional yang efektif serta membangun hubungan interpersonal yang sehat.
  • Asesmen dan Intervensi Anak dan Remaja
  • Asesmen dan Intervensi Dewasa dan Lansia
  • Asesmen dan Intervensi Organisasi
  • Asemen dan Intervensi Komunitas
22 Mampu melakukan interview, observasi, tes psikologi yang diperbolehkan sesuai dengan prinsip psikodiagnostik dan Kode Etik Psikologi Indonesia.
23 Mampu menganalisis persoalan psikologis non-klinis dan persoalan perilaku, serta menyajikan alternatif pemecahan masalahnya yang sudah ada.
24 Mampu melakukan intervensi psikologi dengan menggunakan konseling, psikoedukasi, pelatihan, dan teknik intervensi lain yang diperbolehkan dengan mendasarkan diri pada konsep teoritis dalam psikologi dan Kode Etik Psikologi Indonesia.
25 Mampu melakukan penelitian psikologi dengan metodologi penelitian kuantitatif (minimal dengan analisis statistika deskriptif atau inferensial bivariate, serta non-parametrik untuk observed variable), dan dengan metodologi penelitian kualitatif generik.
  • Metode dan Analisis Data Kuantitatif
  • Metode dan Analisis Data Kualitatif
26 Mampu merencanakan dan mengembangan karier dan pengembangan dirinya sendiri (career and personal development).
  • Pengembangan Diri

 

KOMPETENSI PENDUKUNG

No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
27 Menjelaskan konsep-konsep dasar dalam filsafat ilmu pengetahuan, seperti paradigm, faslifikasi, realism, dan model hipotetik deduktif
  • Filsafat Ilmu dan Logika
28 Menjelaskan secara kritis dan argumentatif problem filosofis hakikat manusia yang terkait dengan fitur fisik, metafisik dan sosial
  • Filsafat Manusia
29 Menjelaskan dampak-dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap lingkungan global
  • Ilmu Alamiah Dasar
30 Membuat peta/dinamika persoalan perkembangan dan pendidikan pada masing-masing tahap perkembangan dengan menggunakan perspektif keluarga
  • Perkembangan Manusia, Pendidikan, dan Keluarga
31 Membuat skema/diagram dinamika pengaruh kelompok atas lembaga-lembaga sosial, serta bagaimana kelompok mengajarkan pada individu tentang apa yang patut dan tidak patut, memudahkan dan menghambat perubahan, menandai tingkatan status, kelas sosial dan kekuasaan, serta menunjukkan prasangka dan diskriminasi.
  • Sosiologi
32 Menguasai konsep teoritis dan pendekatan kajian ulayat (indigenous) terhadap perilaku individu dan kelompok
  • Psikologi Ulayat
33 Membuat skema/diagram dinamika perilaku masyarakat Indonesia saat ini dengan menggunakan perspektif antropologi psikologi
  • Antropologi
34 Menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, sesuai dengan kaidah yang berlaku
  • Bahasa Indonesia
35 Menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, sesuai dengan kaidah yang berlaku
  • Bahasa Inggris
36 Menguasai konsep teoritis tentang dinamika dan perkembangan keluarga dalam kaitannya dengan perkembangan individu.
  • Perkembangan Manusia, Pendidikan, dan Keluarga
37 Menyusun desain promosi kesehatan komunitas melalui pendekatan intervention mapping
  • Perilaku Sehat
38 Mampu mengenali dan mengembangkan potensi kepemimpinan yang ada di dalam dirinya
  • Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan
39 Mampu mengambil keputusan berdasarkan teknik analisis pengambilan keputusan
40 Menyusun proposal penelitian skripsi sesuai dengan tema dan topik dalam bidang peminatan masing-masing
  • Seminar Psikologi

 

KOMPETENSI KHUSUS (LAINNYA)

No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
41 Menyusun perencanaan pembelajaran atau pengelolaan pendidikan anak usia dini sesuai dengan konsep perkembangan anak (Developmentally Appropriate Practice/DAP)
  • Pendidikan Anak Usia Dini
42 Mampu mendesain perencanaan program pembelajaran bagi orang dewasa
  • Pendidikan Orang Dewasa
43 Menerapkan program untuk pengembangan individu berbakat pada aspek sosioemosional, kreativitas, kemandirian belajar dan karir
  • Psikologi Keberbakatan
44 Mampu membuat alat permainan edukatif (APE) sebagai stimulasi perkembangan dan media pembelajaran dalam pendidikan
  • Psikologi Bermain
45 Merancang program pencegahan gangguan emosi dan perilaku pada anak dan remaja dengan mempertimbangkan aspek bio-psiko-sosio-kultural dan gender
  • Kesehatan Mental Anak dan Remaja
46 Mampu mengembangkan strategi pembelajaran untuk Siswa Berkebutuhan Khusus sesuai dengan kekhususannya di Sekolah Inklusi ·    Pendidikan Inklusi
47 Membuat rekomendasi yang tepat untuk membantu mengoptimalkan perkembangan dan menyelesaikan persoalan individu pada setiap tahapan usia perkembangan (anak, remaja, dewasa dan usia lanjut)
  • Optimalisasi Perkembangan Manusia
48 Membuat desain perencanaan kegiatan profiling komunitas untuk peningkatan kesehatan mental
  • Kesehatan Mental Komunitas
49 Mengintervensi perilaku adiksi yang muncul akibat penggunaan media informasi-komunikasi dan teknologi (computer-mediated communication behavior), baik dalam lingkup individual maupun sosial.
  • Psikologi Ruang Maya
50 Membuat rancangan resolusi konflik dalam konteks masyarakat Indonesia
  • Psikologi Perdamaian
51 Mampu melakukan penanganan psikologis terhadap korban bencana berdasarkan pendekatan dan prosedur Psychological First Aids
  • Psikologi Bencana
52 Mampu melakukan intervensi penguatan kapasitas psikososial untuk masyarakat di wilayah rawan bencana (mitigasi bencana)
53 Mengidentifikasi faktor resiko yang berkontribusi pada problem kesehatan dengan menggali faktor determinan berdasarkan pendekatan ekologis dengan menggunakan langkah-langkah intervention mapping
  • Perilaku Sehat berbasis Komunitas
54 Melakukan pendampingan atau psikoedukasi pada masyarakat terkait dengan kasus perdagangan manusia
  • Perdagangan Manusia dan Ketahanan Keluarga
55 Merancang suatu desain perilaku massa untuk kepentingan yang konstruktif dalam kehidupan masyarakat
  • Psikologi Massa
56 Membuat rancangan program-program intervensi yang dapat meningkatkan perilaku kerja positif dan mengurangi perilaku kerja negative
  • Kesehatan Mental dan Psikologi Perilaku Kerja
57 Menyusun rencana bisnis, dan melakukan analisis pasar terkait usaha yang akan digelutinya
  • Psikologi Kewirausahaan
58 Mampu mendesain coaching untuk pengembangan individu di tempat kerja
  • Pengembangan Individu dalam Organisasi
59 Merancang pelatihan yang dapat meningkatkan efektivitas kelompok untuk meningkatkan kesehatan mental di organisasi
  • Kelompok dalam Organisasi
60 Merancang modul inisiasi perubahan budaya organisasi
  • Pengembangan Organisasi
61 Membuat proyek pengelolaan stres yang terkait dengan kasus stres personal dalam kehidupan sehari-hari.
  • Pengelolaan Stres
62 Mampu melakukan pemetaan psikologis terhadap pelaku tindakan kriminal/kejahatan (Criminal Profiling)
  • Psikologi Forensik
63 Mampu melakukan otopsi psikologis atas korban kejahatan/kriminal (Psychological Autopsy)
64 Mampu melakukan konseling kelompok pada kasus penyalahgunaan zat atau perilaku beresiko remaja
  • Konseling Terapeutik
65 Melakukan konseling terhadap masalah-masalah non-klinis dalam perkawinan dan keluarga
  • Kesehatan Mental Keluarga
66 Merancang program preventif, promotif dan kuratif terhadap gangguan psikologis pada masa dewasa dan usia lanjut
  • Kesehatan Mental Dewasa dan Usia Lanjut